Surau Al-Ikhwan :
Home » » TUGAS MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH.

TUGAS MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH.

Isnin, 7 Januari 2013 | 0 ulasan


TUGAS MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH.

MANUSIA yang hidup pada masa kini, pastilah manusia yang harus dapat menggunakan akalnya untuk memahami maksud penciptaan Alam semesta, termasuk memahami bumi yang diciptakan untuk manusia.

Peranan arti penting akal sebagai Modal utama menjadi khalifah harus disadari benar oleh semua manusia yang beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Peranan akal dalam menghayati ajaran ISLAM sangatlah penting. Begitu juga dalam hal memahami isi kandungan Al-Qur'an dan al-Hadits, peranan akal sangatlah menentukan kemampuan untuk menyerap pesan-pesan terdapat di dalam Al-Quran dan al-Hadits.

Manusia yang mau menggunakan akalnya, mau berfikir dan mau mengamati penciptaan alam semesta ini, pasti akan menuju kepada pengakuan akan kebesaran Tuhan Yang Maha Pencipta.

Pengakuan akan kebesaran Tuhan ini merupakan landasan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini. Pengamatan terhadap penciptaan Alam semesta ini diperintahkan oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sejak awal mula wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wa salam dan juga wahyu-wahyu yang turun berikutnya :

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. DIA telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmulah Yang Paling Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantara Kalam. DIA mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya"
(Qs. Al-'Alaq 96 : 1-5)

Ada pun Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang berkaitan dengan masalah manusia sebagai pemimpin (Khalifah) di muka bumi yang terungkap dalam ayat :

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat : "Sesungguhnya AKU hendak menjadikan seorang Khalifah di muka bumi"
(Qs. Al-Baqarah 2 : 30 )

Adapun khalifah yang dimaksudkan dalam ayat tersebut di atas adalah Nabi Adam as yang ditugaskan menjadi pemimpin di bumi sesuai dengan petunjuk_Nya.

Pada dasarnya setiap insan yang ada di muka bumi ini selaku anak turun Nabi Adam as adalah juga Pemimpin dan Penguasa atas dirinya sendiri untuk menuju ke arah Kebaikan.

Apabila bisa menjadi pemimpin dan penguasa atas dirinya sendiri dengan baik sesuai dengan tuntunan_Nya, tentulah akan dapat pula menjadi pemimpin dan Penguasa bagi orang lain. Coba simak Firaman Allah Subhanahu Wa Ta'ala berikut ini :

"Dan DIA-lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi meninggikan sebagian dari kamu atas sebagian yang lain beberapa derajat untuk mengujimu tentang apa yang diberikan_Nya kepadamu"
(Qs. Al-An'am 6 : 165)

Untuk menjadi seorang khalifah harus memperhatikan dan memiliki ilmu pengetahuan. Mengapa ilmu pengetahuan menjadi penting untuk diperhatikan dan menjadi dasar untuk menjadi seorang Khalifah ? Sebabnya adalah agar bumi yang diciptakan untuk manusia bisa dikelola dengan baik. Manusia yang diberi amanah mengelola bumi, harus memiliki ilmu yang cukup untuk menjalankan amanah tersebut. lebih tegas lagi, bumi dan segenap isinya memang diciptakan untk manusia, tetapi yang paling berhak menerimanya sebenarnya adalah Manusia yang slalu berbuat kebaikan atau orang yang Shaleh. Hal ini sesuai dengan Ayat Al-Quran berikut ini :

"...dan sesungguhnya bumi hanya diwariskan (dipusakai) kepada hamba_KU yang Shaleh"
(Qs. Anbiyaa' 21 : 105)

Orang Shaleh seperti yang diungkapkan ayat tersebut di atas pastilah orang yang berilmu, karena orang-orang yang berilmu adalah orang yang dekat dengan Allah Subhanahu Wa Ta' dan Takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, perhatikan ayat berikut ini :

"Sesungguhnya yang takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala di antara hamba-hamba_Nya hanyalah Ulama (orang yang berilmu)
(Qs. fathir 35 : 28)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memberi balasan pahala kepada orang yang berilmu dan ini juga berarti bahwa Tuhan memuliakan manusia yang mau belajar dan mengamalkan ilmunya sesuai dengan tuntunan Agama.

Menuntut Ilmu atau belajar adalah Jalan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini. Lihatlah beberapa ayat Al-Quran berikut ini yang menunjukkan bagaimana Tuhan Memuliakan manusia :

"Dan orang-orang yang berilmu mengetahui apa-apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu (Al-Quran) adalah Benar dan menunjukkan (manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkasa Lagi Maha Terpuji"
(Qs. Saba' 34 : 6)

"Tetapi orang-orang yang mendalami ilmunya di antara mereka dan orang-orang mukmin, mereka beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu (Al-Quran) dan apa yang diturunkan sebelummu dan orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat. Orang-orang itulah yang akan KAMI berikan kepada mereka pahala yang besar"
(Qs. An-Nisa 4 : 162)

"...Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa kamu kerjakan"
(Qs. Al-Mujadilah 58 : 11)

MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMAN_NYA


Alhamdulillah, semoga bermanfaat dan dapat kita Ambil Ikhtibarnya, bahwa kita semua yang ada dibumi ini adalah sama pangkat derajatnya yaitu HAMBA ALLAH, Hanya Amal Ibadah kita yang membedakan disisi_NYA, Dan semoga amal dan Ibadah Kita ditrima oleh_NYA, Aamiin Ya robbal alamin.
Share this article :

0 ulasan:

Catat Ulasan

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SURAU AL-IKHWAN - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger